Hal tersebut diungkapkan Jonan usai menghadiri rapat koordinasi pembahasan proyek kereta cepat di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (2/9) malam.
Dalam rapat tersebut hadir Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri Keuangan Bambang P.S Brodjonegoro, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya hanya memberi masukan, kita paling perhatian soal safety (keamanan)," ujar Jonan.
"TIdak ada," ujar Jonan singkat.
Jonan mengatakan, pihaknya memiliki pandangan yang berbeda dalam memandang mega proyek ambisius itu.
"Kalau mengenai High Speed Train kita tidak bisa memilih karena hanya masalah desainnya lebih bagus siapa, tidak bisa begitu saja," kata Mantan Direktur Utama PT Kereta Api (Persero) itu.
Kendati demikian, Jonan menekankan pengumuman keputusan proyek kereta cepat akan disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.
"Biar Presiden yang memutuskan," katanya.