Seperti dijelaskan oleh Direktur Utama PT KCJ, M. Nurul Fadhil, majunya pencapaian target tersebut karena jumlah penumpang Commuter Line per harinya selalu mengalami kenaikan signifikan. Bahkan, menurutnya kenaikan penumpang per hari pada 2015 telah mencapai 139 persen apabila dibandingkan angka 2011, atau naik dari angka 331,76 ribu penumpang ke angka 914,84 penumpang per harinya.
"Pada awal tahun ini, range penumpang kami di kisaran 690 hingga 720 ribu per harinya. Lalu meningkat lagi menjadi 850 ribu penumpang per harinya dan sempat mengalami rekor baru sebanyak 914,84 ribu penumpang per harinya. Tampaknya, kita akan bisa meraih 1,2 juta penumpang pada 2018, atau lebih cepat setahun dibanding target awal kita," ujar Fadhil di Jakarta, Jumat (4/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mengapa 1.400, karena dibutuhkan 1.400 perjalanan Commuter Line per hari demi memenuhi angka 1,2 juta penumpang Commuter Line per harinya. Lebih lanjut, kami yakin angka satu juta penumpang per harinya bisa kami capai pada bulan Desember 2016," katanya.
Namun sayangnya, Fadhil tak berani membeberkan anggaran pembelian unit gerbong-gerbong tersebut karena belum dimulainya proses tender.
"Kami pun juga akan menambah gerbong di beberapa armada yang sudah existing. Contohnya untuk relasi Bekasi-Jakarta kota keretanya akan menjadi 10 dari yang sekarang delapan kereta. Begitupun dengan Serpong-Tanah Abang, yang penting kita berupaya agar 1,2 juta penumpang dapat terakomodir,” jelasnya.
Sebagai informasi, data PT KCJ menunjukkan bahwa volume penumpang Commuter Line meningkat rata-rata 30 persen per tahun. Pada 2014 yang lalu saja, jumlah penumpang Commuter Line tercatat sebanyak 206,78 juta dalam setahun atau naik 31,18 persen dari angka tahun sebelumnya yang mencapai 157,63 juta per tahun. (gen)