“Laju IHSG kembali di bawah target support 4325-4365 dan gagal menuju target resisten 4465-4478. Secara tren menunjukkan laju IHSG masih dimungkinkan kembali mengalami pelemahan seiring dengan masih adanya utang gap di level 4237-4295,” kata Reza dalam risetnya, dikutip Selasa (8/9).
Menurut Reza maraknya sentimen negatif memungkinkan bagi IHSG untuk menutup utang gap tersebut. Akan tetapi, jika skenario tersebut tidak berjalan maka penguatan yang terjadi disebutnya hanya sebatas technical rebound yang masih rentan untuk kembali berbalik melemah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Penurunan cadangan valas yang dipersepsikan untuk menstabilisasi laju Yuan pasca didevaluasi memberikan sentimen negatif pada laju mata uang Asia, termasuk rupiah. Tidak hanya itu, nilai tukar dolar pun kembali melonjak setelah mata uang Yen dan Swissfranc mengalami penurunan,” tegasnya.
Laju rupiah hari ini diperkirakan ada di bawah target support 14.187. Rp 14.237-14.225 (kurs tengah BI). (gen)