Dalam touring berjarak 3.514 kilometer tersebut, Federal Oil menggandeng tim majalah Motor Plus untuk melakukan pengujian secara langsung. Andhika Arthawijaya, selaku Technical Director Touring dari majalah Motor Plus, menemukan fakta bahwa kekuatan oli Federal Oil meningkat pesat setelah digeber sepanjang 3 ribu km.
"Setelah kami lakukan Dyno Test, ternyata performa mesinnya jadi lebih tinggi dibanding oli bawaan motor-motor yang tengah diuji. Ketika kita bongkar mesinnya, terlihat semua dalam kondisi baik," jelas Andhika di Jakarta, Rabu (8/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biasanya pengendara motor sport selalu merasakan panas di kedua kaki, tapi formula baru oli Federal Motor tidak demikian. Setelah kami cek suhu di data logger, ternyata suhunya di bawah 100 derajat celsius. Bahkan suara mesinnya terdengar lebih halus dibandingkan biasanya," tuturnya.
"Kita meng-improve formulasinya, sehingga daya tahan mesin menjadi lebih lama dan penguapan oli menjadi lebih sedikit," jelasnya.
Dengan melakukan uji ketahanan ini, perusahaan tidak bertujuan untuk membandingkan produk pelumasnya dengan kompetitor lain. Namun, untuk membuktikan bahwa produk oli yang dikeluarkan oleh Federal Oil benar-benar produk yang spesial.
"Kita ingin buktikan, kalau kita mengusung oli spesial itu bukan omong kosong. Ini adalah pembuktiannya. Ke depannya, kami ingin cari formulasi tepat lainnya yang bisa membuat performa mesin menjadi lebih baik," terang Presiden Direktur Federal Karyatama, Patrick Adhiatmadja di lokasi yang sama.
Sebagai informasi, touring ini menggunakan empat jenis motor yaitu Yamaha NMax 150 cc, Honda Vario 150 cc, Yamaha Mio Soul, dan juga Kawasaki Ninja 250 cc. Secara berurutan, masing-masing motor tersebut diberikan oli berformula baru, yaitu Federal Matic 40, Federal Matic 30, Federal Y Matic, dan Federal XX Racing.
Selain itu, touring ini memiliki lima etape yaitu Aceh-Medan, Medan-Riau, Riau-Jambi, Jambi-Palembang, Palembang-Jakarta. Kecepatan yang ditempuh penguji Motor Plus diperkirakan sebesar 90 hingga 100 km per jam. (ags/gen)