Bambang optimistis kebijakan ini akan berpengaruh positif terhadap inflasi dan diyakini bakal meningkatkan daya beli masyarakat.
"Pokoknya turunin saja harganya (BBM)," ujar Bambang di kantornya, Jumat (2/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Jadi ada kemungkinan (penurunan harga). Masih dalam kalkulasi. Dilaporkan nanti pada saya, hari Senin. Kalau bisa (turun) diumumkan, kalau enggak bisa (turun) pun diumumkan," ujar Presiden Joko Widodo di Kawasan Pergudangan Sunter Bulog Divisi Regional DKI Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Inflasi 4 persen
Soal inflasi, Menkeu meyakini realisasinya pada akhir tahun tidak akan mencapai 4 persen. Apabila terbukti, realisasi inflasi pada tahun ini akan jauh di bawah asumsi pemerintah di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2015 yang dipatok 5 persen.
"Pokoknya (inflasi) 4 persen itu sudah maksimum lah. Mudah-mudahan bisa di bawah 4 persen,' tuturnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) kemarin, Kamis (1/10) mengumumkan terjadinya penurunan harga barang dan jasa di masyarakat pada September 2015. Hal itu tercermin dari laju inflasi yang minus 0,05 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Apabila dilihat secara tahun (year on year), inflasi September tercatat sebesar 6,83 persen. Namun secara kumulatif, inflasi tahun kalender (Januari-September) baru sebesar 2,24 persen. (ags)