Politisi yang akrab disapa Pram ini menjelaskan, paket kebijakan ekonomi ketiga akan tetap berkaitan dengan langkah antisipasi pemerintah untuk membuat dunia usaha semakin ramah bagi investor. Namun masih memberikan proteksi bagi para pelaku dunia usaha lokal yang sudah ada.
"Seperti yang sebelumnya tadi dibahas, hal yang berkaitan dengan KUR (kredit usaha rakyat), maka Presiden meminta para menterinya untuk melakukan efisiensi di sektor masing-masing," ujar Pramono di Istana Kepresidenan, Senin (5/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pramono menjamin bahwa perizinan di kedua sektor itu akan dipermudah meski saat ini pemerintah tengah menghitung angkanya yang benar-benar dianggap signifikan untuk proses penyelesaian proses perizinan.
Pramono menyampaikan, pada ratas kali ini juga disinggung soal adanya perubahan asumsi makro dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di mana pembahasan dengan DPR akan dimulai pada 16-20 Oktober 2015.
"Dan diharapkan sebelum masa sidang ini akan segera diselesaikan," ujar dia. (gen)