Sementara itu, di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah menguat sebesar 475 poin (3,43 persen) ke Rp13.411 per dolar AS, setelah bergerak di kisaran Rp13.281 - Rp13.774 per dolar AS.
Analis PT KDB Daewoo Securities Indonesia, Heldy Arifien mengatakan penguatan nilai tukar rupiah memberikan dorongan positif terhadap kenaikan IHSG hari ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mandiri Sekuritas mencatat, investor membukukan transaksi sebesar Rp8,08 triliun, terdiri dari transaksi reguler Rp6,44 triliun, transaksi negosiasi Rp1,61 triliun, dan transaksi tunai Rp27,47 miliar. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi beli bersih (net buy) sebesar Rp246,87 miliar.
Saham di sektor aneka industri yang paling menguat adalah PT Indo-Rama Synthetics Tbk (INDR, Rp810) yang naik 12,5 persen dan PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL, Rp655) yang naik 9,17 persen. Di sektor pertambangan, saham yang paling terapresiasi adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI, Rp67) sebesar 34 persen dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG, Rp55) sebesar 10 persen.
Dari Asia, mayoritas indeks saham menguat. Kondisi itu ditunjukkan oleh indeks Nikkei225 di Jepang yang naik sebesar 1,64 persen, indeks Straits Times di Singapura yang menguat sebesar 1,75 persen, dan indeks Hang Seng di Hong Kong yang terapresiasi sebesar 0,46 persen.
Sore ini, mayoritas indeks saham di Eropa juga menguat sejak dibuka tadi siang. Indeks FTSE100 di Inggris naik 0,78 persen, DAX di Jerman yang menguat 1,17 persen, dan CAC di Perancis yang terapresiasi 1,03 persen. (gir/ded)