General Manager RU IV Cilacap Nyoman Sukadana mengatakan hal tersebut ditandai dengan adanya hasil produksi yang telah dikeluarkan oleh unit RFCC tersebut berupa High Octane Mogas Component (HOMC) dan LPG.
“Menyusul produksi LPG yang dihasilkan oleh unit RFCC, pada hari Jumat (9/10), dilakukan penyaluran perdana LPG dari RFCC RU IV Cilacap ke Gas Domestik (Gasdom) Marketing Operation Region (MOR) IV Jawa Tengah. Penyaluran LPG tersebut disalurkan melalui pipa dan disimpan dalam tangki LPG di Gasdom Region IV yang terletak di Kawasan Industri Cilacap (KIC),” jelasnya dalam keterangan resmi, Minggu (11/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jumlah produksi LPG yang dihasilkan oleh unit ini adalah sebesar 1.066 ton per hari, dan pada hari ini kami akan bersama-sama menyalurkan LPG perdana sebanyak 2.000 ton." ujar Nyoman.
"Dengan beroperasinya unit RFCC yang menghasilkan produksi LPG 1.066 ton per hari, kita dapat menekan impor LPG untuk kebutuhan Jawa Tengah dan Yogyakarta sebesar 50 persen, sehingga dampaknya sangat signifikan untuk menghemat devisa negara." tambah Nyoman.
“Dengan demikian diharapkan dapat mengurangi impor dan menghemat devisa negara hingga 5-6 persen per tahun,” jelasnya. (gir/gir)