"Memang di komisi bervariasi, ada catatan diberikan komisi, ada penolakan dari fraksi di komisi tersebut. Saya sudah dapat laporan itu," kata Ahmadi di gedung DPR, Kamis (29/10).
Menurut politikus Partai Golkar itu ada sejumlah fraksi yang menunjukkan sikap untuk menolak RAPBN 2016 yang rencananya akan disahkan dalam Paripurna besok. Ahmadi tak sungkan menyebut fraksi-fraksi tersebut tergabung dalam Koalisis Merah Putih (KMP).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyebut merupakan hal yang wajar jika ada fraksi yang tidak menyetujui hasil pembahasan RAPBN. Pasalnya selama pembahasan RAPBN di Banggar belum bersifat final, sampai akhirnya diputuskan di paripurna.
Banggar sendiri saat ini masih melakukan rapat internal. Kemudian, siang sekitar pukul 14.00 WIB rapat kerja dengan pemerintah untuk membahas dan pengambilan keputusan tingkat Banggar.
Kemudian jika mengacu pada Undang-Undang Keuangan, sidang Paripurna pun harus tuntas hari Jumat itu juga. Jika tidak maka pemeritahan Joko Widodo (Jokowi) terpaksa harus menggunakan anggaran lama.
"Jadi nanti sangat tergantung di paripurna apakah ditolak, menerima dengan catatan apakah voting kita tunggu saja besok," katanya. (gen)