Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang mengungkapkan untuk tahap awal, perusahaan tersebut akan fokus membuka peluang penjualan BBM dan pelumas ke kawasan Asia Tenggara dan Timur Tengah.
“Namanya Pertamina International Downstream (PIDS). Tapi perusahaan ini bukan perusahaan trading seperti Petral ya," ujar Bambang di kantor pusat Pertamina, Rabu (4/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam proyeksinya, PIDS sendiri bakal didirikan di Singapura atau Malaysia dengan alasan rendahnya pungutan pajak produk dan perusahaan. Di samping, menurutnya kedua negara tadi merupakan pasar BBM terbesar di kawasan Asia Tenggara.
Saat ini, manajemen perusahaan pelat merah itu diketahui mulai memperbesar area penjualan produk BBM dan pelumas dengan merambah pasar negara-negara di Asia Tenggara.
Yang menarik, di tengah rencana pendirian PIDS Pertamina juga diketahui tengah mengincar beberapa kilang pengolahan dan tangki penyimpanan di luar negeri. Sayang, Bambang enggan membeberkan lebih lanjut mengenai rencana akuisisi fasilitas tersebut.
"Di antaranya punya Royal Dutch Shell dan lain-lain. Tapi saya belum bisa update," ucap Bambang. (gen)