Dengan investasi tersebut, Direktur Pengembangan Bisnis Blue Bird Sigit Priawan Djokosoetono mengatakan taksi Honda Mobilio kelolaan Blue Bird akan mencapai 600 unit hingga akhir 2016. Total uang yang telah dibelanjakan perusahaan untuk seluruh MPV tersebut sebesar Rp 84 miliar, atau 5,6 persen dari total belanja modal perusahaan yang diperkirakan mencapai Rp 1,4 triliun - Rp 1,5 triliun.
"Kendati akan menambah armada Mobilio, bukan berarti kami nanti akan fokus di taksi MPV. Kami masih akan mengutamakan pembelian mobil taksi berjenis sedan," ujarnya di Jakarta, Kamis (5/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Begitu pun untuk tahun depan. Kami juga masih berencana untuk menambah mobil sedan lagi dibanding mobil MPV seperti Honda Mobilio," tambahnya.
Ekspansi Kota Lain
Atas permintaan yang baik ini, perusahaan juga akan menambah operasi taksi Mobilio di kota lainnya. “Kami masih belum tahu di kota mana, sedang dipertimbangkan. Tapi melihat permintaannya, mungkin masih di pulau Jawa," jelas Sigit.
Hingga akhir 2015, Blue Bird akan memenuhi target pengadaan armada baru untuk unit bisnis taksi, rental, maupun kendaraan besar sebanyak 1.500 unit. Sedangkan tahun depan, perusahaan rencananya akan menambah pembelian kendaraan sebanyak 1.700 unit dan akan mempersiapkan belanja modal sebanyak Rp 1,5 triliun hingga Rp 1,6 triliun.
Hingga kuartal III tahun ini, Blue Bird mencatatkan pendapatan sebesar Rp 4,03 triliun atau naik 17,15 persen apabila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 3,44 triliun. (gen)