Sebagai pemegang 60 persen saham JIIPE yang mengelola pelabuhan laut 406 hektare dan 40 persen saham dalam pengelolaan kawasan industri seluas 2.933 hektare itu, Direktur Utama Pelindo III Djarwo Surjanto menyatakan perusahaannya harus merogok kocek sampai Rp 35,5 triliun.
"Total kami sudah setor modal kurang lebih Rp 30 triliun untuk proyek ini, ini pun kami sudah mulai mencari utang lagi Rp 5,5 triliun. Karena dari JIIPE ini belum ada penghasilan tapi kami sudah banyak keluar uang,” jelas Djarwo saat ditemui di pelabuhan JIIPE, Gresik, kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keruk Laut
Terkait upaya mencari pinjaman tambahan sebesar Rp 5,5 triliun, Djarwo mengatakan dana tersebut sebagian diantaranya akan digunakan untuk mengeruk dasar laut di pelabuhan JIIPE sedalam 13 meter-19 meter sehingga bisa dilayari kapal berukuran besar.
Ia juga menyebut konsep pembangunan pelabuhan JIIPE akan dilengkapi dengan tanggul yang mengelilingi pelabuhan sehingga akan terhindar dari banjir seratus tahunan yang menerpa kawasan sebagaimana yang pernah terjadi di Thailand. (gen)