Defisit kuartal III tahun ini juga membaik dari defisit tahun 2014 yang mencapai US$ 7 miliar atau 3,02 persen dari PDB.
BI menyebut perbaikan kinerja transaksi berjalan tersebut terutama ditopang oleh perbaikan neraca perdagangan nonmigas akibat penurunan impor yang relatif tajam (18,2 persen secara tahunan/yoy) seiring masih terbatasnya permintaan domestik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara itu, neraca perdagangan migas mencatat defisit yang relatif sama dengan kuartal sebelumnya karena penurunan surplus yang terjadi pada neraca perdagangan gas terkompensasi oleh penurunan defisit pada neraca perdagangan minyak," ujar Junanto Herdiawan, Deputi Direktur Komunikasi Departemen Komunikasi BI dalam rilis.
Penurunan surplus tersebut terutama karena investasi portofolio yang mengalami defisit dan menurunnya surplus investasi langsung. Defisit investasi portofolio terutama disebabkan oleh terjadinya net jual asing atas surat utang pemerintah dan saham domestik.
Di sisi lain, meningkatnya penarikan ULN pemerintah dan turunnya pembayaran ULN swasta menyebabkan investasi lainnya berbalik dari defisit menjadi surplus, sehingga mampu menahan penurunan lebih lanjut surplus neraca transaksi modal dan finansial. (gen)