Konsep Development Goods sendiri menguat dalam pembahasan tingkat tinggi menteri-menteri negara APEC (APEC Ministerial Meeting/AMM) yang berlangsung di Manila Filipina sejak Senin (16/11).
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengatakan pemerintah Indonesia saat ini tengah memperjuangkan konsep pengurangan tarif dari perdagangan produk Development Goods. Hal itu juga akan dibawa dalam pertemuan bilateral yang akan dilakukan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan perwakilan pemerintah Kanada hari ini, Rabu (18/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Oleh karena itu kita ingin membuka akses yang lebih besar untuk produk Indonesia. Dan mengimbanginya dengan kemudahan investasi Kanada di Indonesia. Salah satunya di bidang kelapa sawit," ujar Retno kepada CNN Indonesia usai pertemuan tingkat menteri di APEC Manila, kemarin.
Secara keseluruhan Retno mengatakan forum AMM sudah cukup mengakomodir sejumlah prioritas. Selain Development Goods, isu kemaritiman dan konektivitas sudah dibahas dengan baik dalam forum AMM. Para delegasi AMM sepakat akan meneruskan pembahasan mengenai Development Goods dalam APEC tahun depan yang akan digelar di Peru.
"Pembahasannya saya nilai lancar dan saya kira kepentingan-kepentingan Indonesia sudah terwakili di dalam hasil pertemuan tingkat menteri," ujar Mantan Duta Besar Indonesia untuk Belanda itu.