Analis KDB Daewoo Securities Heldy Arifien mengatakan, di tengah situasi bursa global maupun regional yang kondusif, dengan dorongan mayoritas sektor pendukung yang bergerak positif, IHSG dan kembali memasuki area 4.500-nya, dan ditutup menguat 1,32 persen pada level 4.501.
Dalam perdagangan sebelumnya, ia menilai aksi perburuan (bargain hunting) sejumlah saham unggulan, terutama saham-saham emiten dalam sektor infrastruktur dan sektor industri dasar menjadi lokomotif ke dalam area positif sejak dibukanya sesi perdagangan pagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, William Surya Wijaya dari Asjaya Indosurya Securities menyatakan perjalanan IHSG menguji support telah usai, dan selanjutnya adalah gerakan menuju resistance level 4.608 sebagai resistance terdekat.
Adapun tim riset Sinarmas Sekuritas mengatakan indeks akan bergerak menguat di kisaran level 4.476-4.549. Tim riset Sinarmas menilai sentimen global dari Amerika akan merilis data inflasi yang diperkirakan ke level 0,1 persen secara tahunan dari 0 persen secara tahunan.
“Dan akan dirilis juga data industrial production AS yang diperkirakan ke level 0,1 persen secara bulanan dari sebelumnya di level -0,2 persen secara bulanan,” jelas tim riset.
Sebelumnya, IHSG ditutup menguat seiring dengan positifnya pasar modal global. Indeks naik sebesar 58 poin (1,32 persen) ke level 4.500 setelah bergerak di antara 4.474-4.520 pada Selasa (17/11).
Sebanyak 164 saham naik, 103 saham turun, 79 saham tidak bergerak, dan 214 saham tidak ditransaksikan. Adapun sebanyak sembilan indeks sektoral menguat, dipimpin oleh sektor infrastruktur yang naik 2,81 persen dan sektor industri dasar yang naik 2,7 persen (gir/gir)