Kesepakatan tersebut dihasilkan dalam pertemuan bilateral antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Perdana Menteri (PM) Vietnam Nguyen Tan di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean ke-27 di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu ((22/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk meningkatkan nilai perdagangan kedua negara, Ari mengatakan Presiden Jokowi menawarkan produk strategis Indonesia ke Vietnam.
PM Nguyen menyambut baik keingingan Presiden Jokowi. “Saya juga akan menugaskan menteri pertahanan untuk menindaklanjuti investasi Indonesia di Vietnam,” ujarnya.
Selain itu, Ari Dwipayana mengatakan, kedua Kepala negara juga sepakat untuk mempercepat negosiasi Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) antara kedua negara. Jokowi berharap proses negosiasi EEZ tuntas pada Desember 2015. (ags)