Suluh Wicaksono, Analis Millenium Penata Futures menyatakan harga komoditas perkebunan, pertambangan, dan minyak mentah diperkirakan belum akan membaik setidaknya di awal tahun depan.
“Secara keseluruhan kecenderungannya turun, perkebunan belum terlihat membaik di akhir tahun ini dan awal tahun depan,” kata Suluh saat dihubungi, Kamis (3/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Permintaan sawit dan kakao tidak juga tinggi meskipun berbagai upaya sudah dilakukan. Pemerintah sudah memasukkan seluruh transaksi ke bursa komoditas Indonesia, sudah juga ditransaksikan di bursa Jakarta,” ujar Suluh.
Perbaikan Harga Sawit
Hal senada disampaikan oleh Ariston Tjendra, Kepala Riset Monex Investindo Fetures (MIF) yang menyatakan bahwa harga komoditas minyak mentah dan emas diyakininya masih rendah tahun depan. Namun, ia optimistis harga sawit dan produk turunannya akan membaik.
“Sawit kemungkinan naik, karena el Nino dan implementasi kebijakan pemerintah terkait biodiesel,” ujar Ariston.
Analis DBS Vickers Securities Ben Santoso berharap jika perbaikan harga sawit dibarengi dengan penguatan nilai tukar rupiah, maka kombinasi tersebut diyakini bakal meningkatkan lagi kekayaan para taipan yang mengandalkan pemasukan dari berjualan sawit tahun depan. (gen)