Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan IHSG kembali merangsek naik seiring hawa segar dari pasar global. Hal itu membuat aliran dana asing kembali masuk.
“Pergerakan IHSG menjelang penghujung tahun menunjukkan tanda-tanda rally, serta diwarnai oleh semarak pesta menjelang libur dimana agenda rilis data ekonomi juga akan turut mendorong pergerakan naik indeks,” ujarnya dalam ulasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah terkoreksi sebesar 24 poin (0,17 persen) ke Rp 14.070 per dolar Amerika, setelah bergerak di kisaran Rp 14.023-Rp 14.098 per dolar.
Saham di sektor keuangan yang paling menguat adalah PT Bank Yudha Bhakti Tbk (BBYB, Rp 299) yang naik 7,55 persen dan PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS, Rp 500) yang naik 6,38 persen. Di sektor infrastruktur, saham yang paling terapresiasi adalah PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS, Rp 2.515, SELL, TP Rp 3.400) sebesar 4,57 persen dan PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK, Rp 710) sebesar 4,41 persen.
Dari Asia, mayoritas indeks saham menguat. Kondisi itu ditunjukkan oleh indeks Nikkei225 di Jepang yang naik sebesar 2,61 persen, indeks Kospi di Korsel yang menguat sebesar 1,88 persen, dan indeks Hang Seng di Hong Kong yang terapresiasi sebesar 2,01 persen.
Sore ini, mayoritas indeks saham di Eropa juga menguat sejak dibuka tadi siang. Indeks FTSE100 di Inggris naik 0,35 persen dan DAX di Jerman yang menguat 0,01 persen, dan CAC di Perancis yang terapresiasi 0,06 persen. (gen)