"Harga Premium dari Rp7.300 per liter turun jadi Rp6.950 per liter. Ini harga keekonomian, tapi karena ada pungutan dana ketahanan energi Rp200 per liter untuk premium, maka harga Premium jadi Rp 7.150 per liter," ujar Menteri ESDM, Sudirman Said di Istana Negera, Rabu (23/12).
Sementara untuk harga solar, lanjut Sudirman, turun dari Rp6.700 per liter menjadi Rp5.650 per liter. Harga baru solar tersebut sudah termasuk subsidi sebesar Rp1.000 per liter ditambah dana ketahanan energi Rp300 per liter. "Jadi harganya (solar) Rp5.950 per liter," tutup Sudirman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti siang ada sidang kabinet, kami akan sampaikan rencana penurunan BBM ini ke sidang kabinet. Akan berlaku 5 Januari mendatang, pengumumannya tidak harus di istana," jelas Sudirman . (ags)