William Surya wijaya, Analis PT Asjaya Indosurya Securities (Indosurya) meyakini indeks akan terus berusaha naik untuk dapat menutup tahun ini dengan catatan yang manis.
Pada perdagangan Rabu (30/12), ia memprediksi IHSG akan bergerak di kisaran 4511–4608.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lanjar Nafi, Analis Reliance Securites juga mempunya keyakinan yang hampir sama menyangkut pergerakan positif bursa saham nasional pada penutupan perdagangan tahun ini. Hal itu tercermin dari mayoritas bursa Asia yang ditutup menguat menjelang akhir tahun.
"Peluang penguatan di akhir tahun cukup terbuka dengan range pergerakan 4525-4620," tulis Lanjar dalam riset harian Reliance Securities, Selasa (29/12).
Sementara itu, Analis PT NH Korindo Securities Indonesia (NHKSI) Reza Priyambada melihat laju IHSG menjelang pergantian tahun masih dapat bertahan di teritori positif. Meski demikian, sudah mulai tamak penurunan aktivitas perdagangan yang tercermin dari melambatnya nilai dan volume transaksi.
"Adanya tarik menarik antara pelaku pasar yang ingin bertahan di pasar dan berharap adanya kenaikan hingga akhir tahun, dengan pelaku pasar yang mencoba profit taking setelah menikmati kenaikan IHSG dalam beberapa hari terakhir membuat laju IHSG sedikit tertahan," tuturnya.
Kendati demikian, ia menilai IHSG kemungkinan besar masih akan bertahan di zona hijau dan berpeluang kembali menguat pada hari ini, Rabu (30/12). Akan tetapi, Reza mengingatkan pelaku pasar untuk tetap mewaspadai sentimen negatif yang mungkin muncul dari pelemahan bursa global.
"Jika pelaku pasar masih mempertahankan aksi belinya sehingga volume perdagangan pada IHSG dapat terjaga maka laju IHSG pun masih berkesempatan untuk bertahan di zona hijaunya," jelasnya.
Beberapa saham yang menurut NHKSI perlu mendapat sorotan lebih pada hari ini adalah RALS, EMDE, MNCN, SOCI, KLBF, MPPA, dan UNTR. (ags)