“Pengunduran diri Moffet dari Dewan FreeportMcMoRan Inc Direksi tidak akan berdampak pada operasi perusahaan dan rencana investasi di Indonesia,” ujar Direktur Komunikasi Eksternal Freeport McMoran, Eric Kinneberg kepada CNN Indonesia, Rabu (30/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Moffett akan memberikan saran dan konsultasi kepada perusahaan terkait proses negosiasi PT Freeport Indonesia dengan pemerintah Indonesia," tuturnya.
Selama Moffet masuk jajaran direksi, PT Freeport Indonesia (PTFI) selaku anak usaha beberapa kali mengajukan perpanjangan izin operasi kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said. Belakangan upaya negosiasi Freeport jauh sebelum kontrak habis justru menimbulkan kontroversi karena memunculkan sejumlah nama tokoh nasional yang diduga menjadi perantara.
Dalam proposalnya, Freeport Indonesia menjanjikan investasi sebesar US$18 miliar hingga 2041 guna mengembangkan teknologi pertambangan bawah tanah (underground mining) dan pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian biji mineral (smelter).
Di usianya yang memasuki 77 tahun, James R. Moffett dilengserkan dari kursi Chairman of the Board Freeport McMoRan Inc, perusahaan tempatnya bekerja sejak 1960-an lalu. Namun perusahaan tambang asal Texas, Amerika tersebut masih menyematkan jabatan Chairman Emeritus kepada Moffett dengan bayaran US$ 1,5 juta atau sekitar Rp 20,53 miliar per tahun.
Emeritus merupakan jabatan kehormatan yang diberikan kepada seseorang yang telah memasuki masa pensiun oleh suatu perusahaan atau universitas tempatnya selama ini bekerja.
Moffett diberikan jabatan tersebut atas jasanya membesarkan Freeport selama 55 tahun dirinya mengabdi bagi perusahaan. Jabatan itu sekarang menempatkan Moffett sebagai konsultan dan penasihat perusahaan. (ags)