Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub J.A. Barata mengatakan berdasarkan data Posko Angkutan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016 Bandara I Gusti Ngurah Rai, jumlah penumpang udara domestik di bandara tersebut selama pekan Perayaan Natal 2015 mencapai 306.647 orang atau naik 6,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 288.493 orang. Namun demikian, jumlah pergerakan pesawat pada periode yang sama hanya naik 0,31 persen menjadi 2.230 kali.
“Kenaikan jumlah pergerakan pesawat yang tidak cukup signifikan dibanding dengan kenaikan jumlah penumpang terjadi karena maskapai penerbangan menggunakan pesawat wide body yang dapat mengangkut lebih banyak penumpang,” kata Barata melalui keterangan resmi, dikutip Rabu (30/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara umum, pelaksanaan angkutan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016 di Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar berjalan normal, lancar dan kondusif. Terkait dengan pengamanan bandara, PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai selaku operator telah melakukan pengetatan pemeriksaan, salah satunya dengan menambah pemeriksaan menggunakan x-ray di depan pintu masuk terminal bandara.
Lebih lanjut, secara akumulasi jumlah penumpang pesawat udara di 13 bandara yang dikelola API pada pekan Natal 2015 mencapai 2,49 juta orang atau naik 11,68 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, 2,23 juta orang. Sedangkan jumlah total pergerakan pesawat naik 2,64 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya menjadi 18.773 kali.
Adapun 13 bandara yang dikelola AP I antara lain Bandara Ngurah Rai (Bali), Bandara Juanda (Surabaya), Bandara Hasanuddin (Ujung Pandang), Bandara Sepinggan (Balikpapan), Bandara Frans Kaisiepo (Biak), Bandara Sam Ratulangi (Manado), Bandara Syamsudin Noor (Banjarmasin), Bandara Ahmad Yani (Semarang), Bandara Adisutjipto (Yogyakarta), Bandara Adisumarmo (Surakarta), Bandara Selaparang (Mataram), Bandara Pattimura (Ambon), dan Bandara El Tari (Kupang). (gen)