Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan kalau wacana tersebut kini tengah dibicarakan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku regulator pasar modal. Ia mengusulkan, pengurusan IPO yang tadinya berkisar 10 hingga 18 minggu nantinya hanya menjadi 10 hingga 12 minggu saja.
"Jadi kami tidak berbicara mengenai kemudahan melakukan IPO. Dengan rangkaian proses yang sama, kini kami memikirkan bagaimana mempersingkat waktu pengurusannya saja," jelas Tito ditemui di Jakarta, Rabu (30/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau waktu normal 11 minggu sebenarnya bisa-bisa saja. Semuanya tergantung kepada kesiapan calon emitennya juga," kata Tito.
Tito juga berharap adanya emiten baru ini bisa meningkatkan nilai kapitalisasi pasar. Per 28 Desember 2015, nilai kapitalisasi pasar di BEI tercatat sebesar Rp 4.834 triliun atau turun 7,54 persen dibandingkan nilai tahun lalu sebesar Rp 5.228 triliun.
Sedangkan nilai transaksi harian BEI per 28 Desember 2015 sebesar Rp 5,77 triliun atau melemah 3,98 persen dibandingkan tahun lalu dengan nilai Rp 6,01 triliun. Di tahun 2019, BEI berharap bisa membukukan transaksi harian sebesar Rp 15 triliun.