Kali ini bekas Deputi Perencanaan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Aussie Gautama menilai pembangunan kilang minyak di kawasan lepas pantai atau Floating LNG (FLNG) dapat menguntungkan industri maritim Indonesia.
Pernyataan Aussie justru menyangkal pendapat pihak lain yang menilai pembangunan fasilitas pengolahan di tengah laut sama sekali tidak menguntungkan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia memastikan proyek pembangunan fasilitas kilang minyak justru akan mencetak sejarah industri maritim di dunia. Terlebih, kilang yang akan dibangun mampu menghasilkan LNG dengan angka yang bombastis yakni 7,5 juta ton per tahun (mtpa).
Aussie bercerita usulan FLNG telah mencuat sejak 2009, saat pemerintah memasukkan rencana pengembangan dan kemudian disahkan tahun selanjutnya. Hasil kajian terakhir dari konsultan independen asal Amerika, Poten & Partners memperkuat kajian yang telah dilakukan sebelumnya dengan cenderung merekomendasikan metode FLNG.
Selain manfaat turunan bagi masyarakat, masalah lain yang membelit pengambilan keputusan lokasi pendirian fasilitas pengolahan LNG dari Blok Masela adalah terkait investasi yang dibutuhkan. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman pernah menyebut kebutuhan dana untuk membangun FLNG sekitar US$ 19,3 miliar, sementara kebutuhan pendanaan untuk membangun fasilitas di darat maksimal hanya US$ 15 miliar.
Meski lebih mahal, Aussie menyatakan FLNG akan lebih menguntungkan di masa yang akan datang.
Sementara itu, Pengamat Energi Fathurahman menilai pembangunan di lepas pantai tak mengembangkan industri lokal dan wilayah.
"Ini tidak menguntungkan industri lokal. Kapalnya kecil dan tidak stabil. Kalau di daratan, bisa dikembangkan industri hilir seperti pupuk," kata Fathur.
Ia berargumen pembangunan di daratan dapat menguntungkan masyarakat dari sisi ekonomi karena bisa memanfaatkan sisa minyak dan kondensat yang dihasilkan dari fasilitas tersebut. Selain itu, manfaat lainnya yakni dapat menyerap tenaga kerja dari masyarakat lokal. (gen)