Sekretaris Perusahaan Mitra Pinasthika Zahnia mengatakan anak usaha perseroan tersebut adalah PT Mitra Pinasthika Mulia (MP Mulia), yang merupakan distributor utama sepeda motor di wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur.
“Kami menandatangani perpanjangan Main Dealership Agreement dengan PT Astra Honda Motor untuk periode yang berlaku sejak 2016 hingga 2020,” tulisnya dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (6/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angka penjualan tersebut turun 9 persen dari periode yang sama tahun lalu, tetapi lebih baik dari pasar nasional yang turun 20 persen berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), menjadi 4,82 juta unit.
“Harga rata-rata pembelian kembali saham perseroan hingga tanggal 31 Desember 2015 adalah sebesar Rp420,54 per lembar,” ujarnya.
Dari sisi kinerja terkini, sampai September 2015 Mitra Pinasthika mencetak laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp336 miliar atau turun 16 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp399 miliar.
Mitra Pinasthika sebenarnya berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 1 persen menjadi Rp12,2 triliun sepanjang tiga kuartal di 2015, dari Rp12 triliun pada periode yang sama 2014. Namun turunnya jumlah permintaan dan peningkatan biaya provisi seiring perlambatan ekonomi nasional mengakibatkan penurunan laba bersih perseroan.