“Ini sesuatu yang diluar kontrol pemerintah. Namun kami upayakan supaya market tidak terlalu nervous setelah kejadian ini, penanganan keamanan dilakukan untuk menimbulkan kepercayaan,” tegas Bambang di Jakarta, Kamis (14/1).
Mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) tersebut meyakini pelemahan indeks dan rupiah yang terjadi hanya berlangsung sementara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua Hari
Mengamini pernyataan Bambang, mantan ekonom Standard Chartered Bank tersebut memperkirakan pasar finansial Indonesia akan terpengaruh dalam jangka pendek sekitar satu sampai dua hari. Karena persepsi investor terhadap stabilitas keamanan di suatu negara bisa menjadi negatif akibat kegagalan pemerintah mengantisipasi serangan teror.
“Tapi kalau pemerintah bisa menangani ini dengan cepat. Mudah-mudahan market akan normal kembali, investasi jangka panjang tidak terpengaruh asalkan pemerintah bisa memulihkan situasi keamanan dengan cepat,” tuturnya. (gen)