Lanjar Nafi, Research Analyst Reliance Securities mengatakan panic selling yang sempat melanda investor pada sesi I siang tadi tertutupi kebijakan bank sentral yang mempercepat jadwal pengumuman BI rate hari ini.
“Insiden teror bom di ibukota menyita perhatian dan menimbulkan kekhawatiran yang memicu aksi jual investor terutama investor asing. Namun hingga sesi dua, IHSG kembali mencoba menguat setelah BI memajukan jadwal rilisnya BI Rate dengan memangkas menjadi 7,25 persen dari 7,5 persen,” kata Lanjar dalam riset, dikutip Kamis (14/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meminta masyarakat dan media massa tidak membesar-besarkan aksi teror yang terjadi di Jakarta. Meskipun ia mengakui ada reaksi dari pelaku pasar, namun ia meyakini besok perekonomian Indonesia bergerak seperti biasa lagi.
“Tidak usah dibesar-besarkan, kalaupun ada yang bereaksi ya besok sudah biasa lagi,” ujar Darmin. (gen)