“Gerai kami yang berada di dekat lokasi ledakan di gedung Skyline Jakarta, serta seluruh gerai Starbucks di Jakarta akan kami tutup untuk menghindari risiko, sampai ada pemberitahuan lebih lanjut,” ujar manajemen Starbucks dalam laman resmi perusahaan, dikutip Kamis (14/1).
Pemegang merek gerai kopi ternama asal Amerika tersebut berbelasungkawa atas serangan yang merenggut korban jiwa tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada jeda sesi perdagangan hari ini, saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) terpantau melemah tajam pasca adanya serangan teror di dekat salah satu gerai jaringan waralaba perseroan, Starbucks.
“Sentimen negatif memang karena ledakan bom dan serangan teror di Starbucks tersebut. Ditambah lagi ada muncul isu untuk menjauhi tempat makan berbau Amerika,” katanya saat dihubungi CNNIndonesia.com.
Sampai penutupan perdagangan hari ini, saham Mitra Adiperkasa masih terkapar di level 3.870 per saham dengan 221.300 saham ditransaksikan.