"Justru itu kami harus komunikasi. BKPM tidak akan diam, kami akan komunikasi kepada investor dari segi keamanan dan dari segi perencanaan," tutur Deputi Bidang Pengendalian dan Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (14/1).
Azhar menuturkan aktivitas bisnis pasca kejadian yang menewaskan tujuh orang itu, komunikasi dengan investor masih berjalan normal. Siang tadi, Azhar mengaku tetap bertemu dengan dua penanam modal asing (PMA) asal Jepang dan satu PMA Singapura sesuai jadwal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang Pak Franky (Kepala BKPM Framky Sibarani) ada di Shanghai. Kami jalan terus. Minggu depan kami bahkan mau ke Jepang," ujarnya.
“Kami prihatin dengan kejadian bom tersebut, kewaspadaan tentu perlu ditingkatkan. Namun kami tetap optimistis bahwa dengan perbaikan-perbaikan yang telah dan terus akan dilakukan termasuk melalui paket-paket deregulasi kebijakan, iklim investasi akan terus membaik. Itu harapannya, dan kami tetap optimistis bahwa kegiatan investasi akan terus meningkat," ujarnya. (gen)