“Nanti kita lihat perkembangannya tapi kemarin tidak ada pembatalan. Kita tidak boleh khawatir-khawatir, harus tetap seperti biasa saja,” tutur Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo di Jakarta, Jumat (15/1).
Arif mengungkapkan sebelum kejadian yang menewaskan tujuh orang tersebut, Garuda Indonesia dan industri penerbangan secara umum telah memperketat keamanan. Hal itu dipicu oleh kejadian sejenis sebelumnya seperti serangan bom di Paris, Perancis, pada pertengahan November tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditemui terpisah, Direktur Niaga Garuda Indonesia Handayani mengungkapkan pasca ledakan di Ring I Ibukota itu, perseroan memantau aktivitas penerbangan dan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.
Selanjutnya, perseroan telah menginstruksikan perwakilan Garuda di luar negeri untuk menyampaikan kepada penumpang maupun calon penumpang bawah situasi di Jakarta telah kondusif.
“Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” ujarnya.