Wakil Ketua Umum dan Koordinator Kadin Kawasan Timur Indonesia (KTI) Andi Rukman Karumpa mengatakan pemerintah pusat harus menumpas gerakan kelompok bersenjata di gunung-gunung yang berada di Poso.
“Secara geografis, Kabupaten Poso sangat strategis karena letaknya persis di tengah-tengah Pulau Sulawesi,” kata Andi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (17/1) seperti dilansir Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya distribusi barang dan jasa lewat darat dari Makassar ke Manado, Palu, Luwuk, Gorontalo atau dari Manado ke Kendari, semuanya harus lewat Poso.
Andi berpendapat aksi terorisme di Poso menjadi "duri dalam daging" bagi percepatan pembangunan ekonomi di Sulawesi dan KTI secara umum.
Apalagi, Andi mengingatkan bahwa aksi teror yang ada di jalur penting itu sudah berlangsung lama dengan jangka waktu hampir 15 tahun.
Sementara itu, Polda Sulawesi Tengah memastikan yang tewas dalam baku tembak tim gabungan Polri dan TNI dengan kelompok sipil bersenjata di Pegunungan Ineba, Desa Tounca, Kabupaten Poso, Jumat (15/1), bukan Santoso, gembong teroris paling dicari aparat keamanan.
"Korban tewas berinisial R, seorang warga dari luar Sulawesi," kata Kepala Operasi Daerah Tinombala Kombes Pol Leo Bona Lubis dalam jumpa pers di Poso, Minggu (17/1). (obs)