Staf Ahli Gubernur Sumatera Selatan Bidang Perubahan Iklim, Najib Asmani mengatakan, perusahaan listrik asal Singapura itu rencananya akan memanfaatkan lahan kosong untuk menanam bahan baku, antara lain rumput gajah yang kemudian dikelola menjadi sumber energi listrik.
Menurut Najib, investor asal negera tetangga itu sudah menyatakan siap, baik dari sisi pembiayaan maupun pelaksanaanya. Karenanya, dalam waktu dekat akan ada penandatanganan kerja sama antara Pemda Sumatera Selatan dengan perusahaan asal Singapura itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, lanjut Najib, yang terpenting dari proyek pembangkit listrik Singapura ini adalah pemanfaatan lahan tak terpakai. Menurutnya, hutan Sumsel masih cukup luas untuk dimanfaatkan untuk pengadaan bahan baku bioernergi, terutama areal yang sudah terbakar.
Lahan kosong itu akan ditanami berbagai jenis tanaman atau sumber bahan bioenergi.