Direktur Utama BPDP Sawit Bayu Krisnamurthi optimistis angka ini tercapai. Pasalnya, ia mengklaim seluruh produsen biodiesel sepakat untuk mendukung produksi, bahkan ia memperkirakan angka kebutuhannya masih lebih besar dibandingkan suplainya.
"Pengusaha kelapa sawit sudah setuju, bahkan produksinya overproduce. Dengan produksi 6,5 juta kilo liter, masih ada kelebihan 3,3 juta kilo liter di luar penggunaan Public Service Obligation (PSO)," jelas Bayu di Jakarta, Senin (25/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami harap dana tersebut cukup. Tidak akan ada tambahan dana lagi, tetap nantinya akan dibayar sesuai selisih antara harga solar dan harga biodiesel," tambahnya.
Sebagai informasi, penyerapan biodiesel di tahun 2015 menurun 51,51 persen menjadi 863 ribu kilo liter dari tahun 2014 sebesar 1,78 kilo liter. Penyerapan yang rendah ini disebabkan karena program biodiesel tahun 2014 mendapatkan jatah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). (gir)