Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bringin Life Nandi H. Hamaki mengatakan, adanya target pendapatan di angka Rp3,36 triliun berangkat dari capaian Minimum Modal Berbasis Resiko (MMBR) Asuransi Bringin Life yang pada akhir 2015 lalu telah menyentuh 213,72 persen, dengan perolehan laba sebanyak Rp409 miliar.
"Kami optimistis, melalui optimalisasi penetrasi asuransi mikro, sebagaimana bisnis mikro yang telah menjadi 'core' dari bisnis di Bank Rakyat Indonesia, kami dapat mencapainya," ujar Nandi dalam keterangan resminya, Jumat (29/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui akuisisi ini, lanjut Asmawi pihaknya pun menargetkan Bringin Life akan menjadi asuransi jiwa terbesar di Indonesia dalam kurun waktu lima tahun mendatang.
Ke depan, kata Asmawai Bringin Life akan lebih berkonsentrasi di unit usaha asuransi mikro, termasuk unit syariahnya.
Selain menyasar kepada nasabah umum, tambahnya perusahaan ini juga akan membidik jaringan nasabah yang telah dimiliki BRI. Oleh karenanya ia meyakini hal tersebut itu akan semakin mudah penggarapan pasar asuransi bagi Bringin Life. (dim)