Ketiga sindikasi bank BUMN tersebut di antaranya PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dengan jangka waktu pinjaman (tenor) 7-10 tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi menjelaskan, total dana belanja modal atau capital expenditure (capex) perseroan pada tahun ini berkisar antara Rp9 triliun sampai Rp10 triliun. Selain dari sindikasi perbankan, AP II pada bulan Juni 2016 berencana menerbitkan obligasi sebesar Rp2 triliun.
Menurutnya, total biaya Terminal 3 Ultimate mencapai Rp5,5 triliun. Hingga saat ini realisasi pembangunan fisiknya telah mencapai 96 persen. Terminal tersebut rencananya akan diresmikan pada soft opening Mei 2016.
Pada tahun ini, kata dia, perseroan membidik pendapatan sebesar Rp7,7 triliun atau tumbuh lebih dari 30 persen dibanding target hingga akhir 2015 lalu yang diproyeksikan mencapai Rp5,7 triliun.
Budi mengatakan, perseroan akan fokus mengembangkan pendapatan dari lini bisnis non aerotransport yaitu kargo dan ritel. Jika sebelumnya porsi non aero sebesar 35 persen, tahun depan akan digenjot menjadi 40 hingga 43 persen.
"Kami akan merenovasi sejumlah terminal di beberapa bandara, khususnya yang memiliki wilayah kargo dan kawasan ritel," kata dia.
Untuk laba bersih, perseroan hingga akhir 2016 berharap bisa memperoleh sebesar Rp1,6 triliun sampai Rp1,7 triliun.
(tyo)