Seperti dikutip dari Reuters, indeks saham AS juga didukung oleh data yang kuat pada pesanan barang tahan lama yang menunjukkan pemulihan di sektor manufaktur.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 212,37 poin atau 1,29 persen, ke level 16.697,36, indeks S&P 500 naik 21,93 poin atau 1,14 persen ke level 1.951,73 dan indeks Nasdaq Composite .IXIC menanjak 39,60 poin atau 0,87 persen ke 4.582,21.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Perubahan tajam itu sebenarnya lebih sebagai 'sebuah langkah emosional'. Orang-orang berpikir mereka akan kehilangan kesempatan," kata Michael Matousek, kepala trader AS Global Investors Inc di San Antonio, tentang penguatan harga minyak.
Harga minyak mentah berjangka AS CLc1 ditutup naik 92 sen, atau 2,9 persen pada level US$33,07 per barel. Sementara minyak mentah Brent berjangka, LCOc1 ditutup naik 88 sen, atau 2,6 persen, pada level US$35,29 per barel, mencapai level tertinggi dalam tiga minggu.
Pasar saham Eropa menguat Kamis, rebound dari pelemahan minggu ini yang telah didorong oleh kekhawatiran Inggris keluar dari Uni Eropa.
Pasar ekuitas dan harga minyak telah bergerak sinkron pada tahun ini, tetapi analis menyatakan mereka memprediksi kedua hal itu akan memisahkan diri dalam waktu yang tidak terlalu lama.