Saat ini, industri pulp Indonesia menduduki peringkat sembilan di dunia. Sementara, industri kertas nasional menduduki peringkat enam dunia.
"Setelah pabrik ini berproduksi nanti peringkat industri pulp Indonesia akan jadi nomor enam di dunia dan di Asia akan jadi nomor tiga setelah China dan Jepang. Untuk industri kertas, bisa naik jadi peringkat tiga dunia," kata Menteri Perindustrian Saleh Husin saat mengunjungi pabrik tersebut di Ogan Komering Ilir, Selasa (1/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saat ini kebutuhan kertas dunia sekitar 394 juta ton, dan diperkirakan akan meningkat menjadi 490 juta ton pada 2020. Hal ini dapat menjadi potensi Indonesia, untuk dapat meningkatkan ekspor pulp dan kertas,” ujarnya.
Tahun ini, lanjut Saleh, proyeksi pertumbuhan pulp dan kertas nasional diprediksi akan tumbuh 3-4 persen. Pasalnya produk pulp dan kertas merupakan salah satu komoditas yang akan terus dikonsumsi seiring dengan tumbuhnya populasi penduduk dunia serta seiring dengan mulai beroperasinya pabrik Oki Pulp and Paper.
Direktur APP – Sinar Mas Suhendra Wiriadinata mengungkapkan pabrik bernilai Rp40 triliun ini diperkirakan mulai beroperasi pada Oktober 2016. Pabrik ini memiliki kapasitas produksi sebesar 2 Juta ton pulp dengan porsi ekspor 80 persen dan 500 ribu ton kertas tisu dengan porsi ekspor 95 persen.
“OKI Pulp and Paper berpotensi menyumbang devisa negara sebesar US$1,5 miliar per tahun,” ujar Suhendra.
Dengan nilai ekspor tersebut, lanjut Suhendra, OKI Pulp and Paper akan meningkatkan ekspor Sumatera Selatan sebesar 32 persen dan pertumbuhan Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah tersebut sebesar 11 persen, di samping turut mendukung program hilirisasi yang diprogramkan Pemerintah.
“Oki Pulp dan Paper juga mengedepankan teknologi perintis yang bukan saja hemat energi tapi juga sangat ramah lingkungan karena memanfaatkan energi terbarukan yang berasal dari kulit kayu, menggunakan 100 persen bahan baku kayu yang berasal dari HTI dan juga menghemat pemakaian air,” ujarnya.
Managing Director Sinar Mas G. Sulistyanto berharap kehadiran Oki Pulp and Paper di Indonesia bisa meningkatkan posisi industri baik pulp maupun kertas tidak hanya di Indonesa tapi di mata dunia.
"Oleh karenanya kami sebagai bagian dari Indonesia butuh dukungan dari berbagai pihak agar dapat mewujudkan perekonomian Indonesia, salah satunya melalui Industri ini,” ujar Sulistyanto.