“Proses pembebasan tanahnya sudah 97 persen kurang sedikit. Ini sebuah kemajuan yang sangat baik. Kami harapkan tiga ruas jalan tol selesai pertengahan 2017,” kata Jokowi, Rabu (2/3), melalui pernyataan dari Tim Komunikasi Presiden.
Ketiga ruas jalan tol yang dimaksud oleh Jokowi adalah Jalan Tol Medan-Binjai, Jalan Tol Medan-Kuala Namu, Tebing Tinggi dan Jalan Tol Kisaran- Tebing Tinggi. Ketiganya merupakan bagian dari proyek tol Trans Sumatera.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sekarang sistemnya sangat baik di bagi dalam seksi-seksi. Setiap seksi dikerjakan oleh kontraktor yang berbeda sehingga kecepatannya akan lebih cepat lagi,” ujar Jokowi.
“Sekarang dibandingkan negara-negara terdekat saja, biaya transportasi dan logistik kita 2 hingga 2,5 kali lipat,” kata Jokowi.
Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah daerah Sumut yang membantu pengupayaan pembebasan lahan sehingga sudah mencapai 97 persen.
“Ini bagus sehingga konstruksi langsung masuk begitu pembebasan konstruksi masuk. Kecepatan ini yang nanti akan menghasilkan panjang tol yang saya kira dalam lima tahun ke depan akan meloncat naik sangat drastis,” kata Jokowi.
Pembangunan ruas tol Sumatera Utara merupakan bagian dari pembangunan 24 ruas jalan tol di Pulau Sumatera yang rencananya akan dibangun sejauh 2.819 km oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Pembangunan tol di Sumatera Utara diresmikan pada 10 Oktober 2014 oleh Menteri Koordinator Perekonomian. Sementara itu, peletakan batu pertama proyek ini pada 27 Januari 2015 turut dihadiri oleh Presiden Jokowi.