Sebelumnya, lebih dari 29 juta mobil Honda ditarik dari pelanggan akibat potensi kerusakan pada inflatoir kantung udara (airbag) yang diproduksi oleh Takata Corp.
Lalu pada Januari lalu, Honda Motor memerintahkan seluruh dilernya di Amerika menghentikan penjualan 1,7 juta mobil baru maupun bekas keluaran tahun 2007-2015, termasuk model yang terpopuler saat ini CR-V Crossover.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencana pemberian bantuan atau kompensasi keuangan itu terungkap dalam surat pemberitahuan perusahaan yang dikirim ke seluruh diler Honda dan Acura yang juga bocor ke Automotive News.
Mengutip Reuters, Honda kabarnya akan memberikan kompensasi kerugian ke diler pada minggu terakhir bulan ini.
Dalam menghadapi situasi rumit ini, Honda tengah berupaya untuk memproduksi airbag pengganti guna membantu diler-dilernya berjualan kembali. Namun, sayangnya komponen airbag pengganti itu kemungkinan besar tidak akan tiba sebelum musim panas ini.
(ags)