Dalam rangka pembangunan pabrik berkapasitas 3 juta ton per tahun itu, SMGR membentuk perusahaan patungan dengan PT Samana Citra Agung, dengan nama PT Semen Indonesia Aceh.
Dalam keterbukaan informasi yang dilaporkan SMGR ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/3) disebutkan, pendirian PT Semen Indonesia Aceh dilakukan pada Kamis, 17 Maret 2016. Adapun modal dasar awal anak perusahaan SMGR ini sebesar Rp4 miliar, dengan modal disetor Rp1 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jumlah modal dasar dan modal disetor PT Semen Indonesia Aceh akan secara bertahap bertambah sesuai dengan kebutuhan pendanaan pembangunan pabrik semen di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh," jelas Agung Wiharto, Corporate Secretary SMGR seperti dikutip dari laporan keterbukaan.
“Sekitar 30 persen pendanaannya akan berasal dari modal yang disetorkan SMGR dan PT Samana Citra Agung serta sisanya 70 persen dari lembaga keuangan lainnya,” jelas Agung.
Pabrik semen yang dikelola oleh PT Semen Indonesia Aceh dijadwalkan beroperasi pada 2020 dan diharapkan dapat meningkatkan produksi semen SMGR. Dengan estimasi investasi mencapai Rp5 triliun, pabrik ini diharapkan dapat menjaga pangsa pasar SMGR sekaligus menjamin keberlanjutan pasokan semennya di wilayah SUmatera. (gir)