Sementara itu, di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah menguat 1 poin (0,01 persen) ke Rp13.182 per dolar AS, setelah bergerak di kisaran Rp13.152-Rp13.210.
Analis Reliance Securities Lanjar Nafi menyatakan bursa Asia mayoritas ditutup kembali terkoreksi. Menurutnya faktor geopolitik di Eropa membebani sentimen pada saham untuk jangka pendek dan membuat beberapa bandara di Asia diperketat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya IHSG bergerak cenderung tertekan sejak awal sesi, tetapi dapat ditutup melemah tipis dengan volume perdagangan yang tinggi. Ia menjelaskan sektor konsumen memimpin penguatan, sedangkan sektor infrastruktur alami fase koreksi.
Mandiri Sekuritas mencatat, investor bertransaksi Rp9,33 triliun, terdiri dari transaksi reguler Rp4,27 triliun dan negosiasi Rp5,05 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) Rp428,46 miliar.
Sebanyak 146 saham naik, 137 saham turun, 89 saham tidak bergerak, dan 182 saham tidak ditransaksikan. Adapun sebanyak lima indeks sektoral melemah, dipimpin oleh sektor infrastruktur yang turun 1,61 persen dan sektor tambang yang turun 0,81 persen.
Sore ini, mayoritas indeks saham di Eropa justru menguat sejak dibuka tadi siang. Indeks FTSE100 di Inggris naik 0,23 persen, DAX di Jerman yang menguat 0,92 persen, dan CAC di Perancis yang terapresiasi 0,61 persen. (gir)