Direktur Utama Bank Sumsel-Babel Muhammad Adil mengatakan, guna memuluskan rencana tersebut saat ini perusahaan tengah menyiapkan semua persyaratan administrasi dan legal dalam enam bulan ke depan.
"Saat ini proses pengajuan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah masuk dan sejauh ini sudah memberikan sinyal positif," kata Adil seperti dikutip dari Kantor Berita Antara, Senin (28/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di samping itu, katanya selaku regulator pasar modal PT Bursa Efek Indonesia (BEI) juga telah membentuk tim khusus untuk menilai kelayakan persyaratan perseroan mulai dari internal perusahaan, sarana dan prasarana, sumber daya manusia, pemutahiran IT, peningkatan aset maupun DPK.
"Saat ini masih dalam proses, mudah-mudahan mulus. Jangan sampai seperti BPD Jabar yang berencana IPO pada 2006 tapi baru terealisasi pada enam tahun kemudian," kata dia.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Early Saputra mengatakan BEI mendorong Bank Pembangunan Daerah ini segera IPO karena telah memenuhi persyaratan administrasi dan layak dari berbagai sisi, seperti manajemen dan pelaporan keuangan yang menjadi syarat utama IPO.
"Sebagai perusahaan milik daerah, sudah sepatutnya BSB turut dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan mulai mengizinkan untuk terlibat langsung dalam kepemilikan saham," kata dia.