"Asian Games (totalnya) Rp2,5 triliun untuk membangun kampung atlet dan venue," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Jakarta, Kamis (7/4).
Basuki mengungkapkan meski alokasi dana Asian Games sangat besar, dirinya menyebut secara keseluruhan anggaran belanja Kementerian PUPR menyusut sebanyak Rp8 triliun. Hal tersebut sejalan dengan kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan memfokuskan anggaran belanja Kementerian dan Lembaga (K/L) pada sektor-sektor produktif seperti infrastruktur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari Rp104 triliun, PU diserahkan Rp8 triliun untuk berhemat. Kita akan cari dari sisa lelang Rp2,5 triliun, dari total yang ada sekitar Rp11 triliun ada penghematan Rp600 miliar. Nanti disisir lagi mana bisa ditunda mana perjalanan dinas rapat diefisienkan," jelas Basuki.
Serapan Anggaran
Menyusul diputuskannya pemangkasan anggaran belanja Kementerian PUPR tahun ini, Basuki mengatakan bahwa sampai dengan akhir kuartal I tahun ini angka serapan Kementeriannya baru mencapai 10 persen.
Ia mengklaim angka ini meningkat lima kali lipat atau 400 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Sekarang ada sampai akhir Maret hampir 10 persen dan itu sudah 5 kali lipat dari tahun lalu. Sekarang masih proses
targetnya, masihnya ada desain, dan sekarang tender semua," imbuhnya. (gen)