Panji Irawan, Direktur Treasury BNI mengatakan, pihaknya terus melakukan kajian untuk membuka kantor luar negeri baru di luar enam negara di mana perseroan telah beroperasi. Kriterianya, yakni terdapat banyak Warga Negara Indonesia (WNI) terutama kaum pekerja, importir, serta peluang debitur.
"Terus terang, kami sedang kaji untuk buka kantor di negara lain. Thailand salah satunya dalam kajian. Namun, dibandingkan Thailand, peluangnya justru lebih besar di Taiwan, kaum pekerja WNI di Taiwan jumlahnya banyak. Kami coba jajaki," ujarnya, Selasa (12/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, lanjutnya, rencana ini belum akan terjadi dalam waktu dekat. Pasalnya, perseroan masih menimbang-nimbang untuk meningkatkan kelas kantor-kantor luar negerinya yang sudah ada. "Misalnya, meningkatkan kantor berstatus representative office ke full branch," terang Panji.
Sebagai catatan, emiten dengan kode BBNI ini baru menggenapkan jumlah kantor perwakilannya. Yang terbaru, perseroan membuka kantor di Seoul, Korea Selatan. (ags)