Berdasarkan studi HSBC The Power of Protection, Confidence in the Future, 1 dari 3 orang Indonesia belum siapkan jaminan kesejahteraan masa depan. Kekhawatiran terbesar masyarakat Indonesia pada masa tuanya adalah kondisi kesehatan fisik (64%), kesehatan keuangan (54%), serta kualitas hidup (43%).
Kalau pun ada yang sudah mulai melakukan, sebagian belum memahami apakah persiapan itu sudah tepat sesuai kebutuhan dan apakah persiapan, seperti tabungan, investasi, atau asuransi itu, sudah dapat menjamin hari tua mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan alasan itu HSBC melanjutkan edukasi mengenai wealth management, yaitu pengelolaan finansial sejak dini, melalui penyelenggaraan HSBC Wealth & Beyond Personal Economy Forum 2016, di mana tema yang di usung tahun ini adalah Passions Never Retire.
“Kami ingin mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memiliki perencanaan strategis dalam mengelola dan membangun kesejahteraan di masa tua,” ujar Steven. “Lagipula masih banyak menganggap wealth management hanya untuk kalangan premium, padahal ini untuk semua orang.”
Wealth and Beyond Personal Economy Forum 2016 membuka tiga kelas seminar dengan 10 pembicara pakar di bidangnya. Tak kalah menarik, HSBC juga menghadirkan Li Cunxin, penulis buku otobiografi Mao’s Last Dancer.
Li Cunxin adalah penari hebat yang mencurahkan hidupnya di bidang yang dicintainya itu sejak berusia 11 tahun hingga kini. Kehidupannya dapat mendemonstrasikan pentingnya passions, dedikasi, ketangguhan, keberanian, dan kerja keras, untuk memaksimalkan peluang yang ada dan meraih mimpi.