Bursa Shanghai SSEC melemah 0,4 persen, sementara indeks Kospi Korea Selatan beringsut turun 0,1 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa saham global telah menguat pekan ini, di mana indeks S&P 500 yang mencapai titik tertinggi sepanjang tahun ini dalam semalam, dan mengambil langkah lebih dekat ke rekor tertinggi dalam skala hampir setahun yang lalu.
"Ada banyak yang meragukan reli penguatan pasar pada saat ini, terutama ketika S&P 500 begitu dekat dengan level tertinggi," tulis Angus Nicholson, analis pasar IG di Melbourne.
"Namun, di dunia di mana sepertiga dari obligasi pemerintah memiliki hasil negatif, ada insentif yang kuat untuk meningkatkan alokasi ekuitas seseorang dalam mengejar hasil yang positif."
Sementara itu harga minyak telah kembali melemah dari level puncak baru-baru ini di tengah kekhawatiran bahwa pertemuan produsen papan atas mungkin tidak menghasilkan pengetatan pasokan.
Harga minyak mentah AS naik 5 sen menjadi US$41,54 per barel, tapi masih di bawah level puncak 4,5 bulan di atas US$42 pada pertengahan minggu, ketika harapan pasar yang lebih tinggi terkait pertemuan produsen di Doha akan menghasilkan pengetatan pasokan. Sementara minyak mentah Brent naik 4 sen menjadi US$43,88 per barel. (gir/gir)