Hal itu terungkap dalam prospektus ringkas yang diterbitkan PT Toyota Astra Financial Services di Jakarta, Kamis (21/4).
Dalam rangka penerbitan obligasi itu, perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch), yakni "triple A" dengan outlook stabil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Obligasi TAFS ini akan diterbitkan dalam dua seri, yaitu seri A dan seri B yang diterbitkan tanpa warkat. Keduanya dijamin penuh (full commitment) oleh para penjamin pelaksana emisi efek.
Perseroan menjelaskan, obligasi itu tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan perseroan. Aset TAFS yang dijadikan jaminan berupa barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari. Ketentuan penjaminan ini sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan Pasal 1132 Kitab Undang Undang Hukum Perdata Indonesia, yang menyatakan hak pemegang obligasi adalah paripassu atau tanpa hak preferen.
Sebagai bagian dari grup Toyota, TAFS mendapatkan keuntungan dari pengetahuan soal produk dan dukungan pendanaan. Dukungan pendanaan ini datang dari relasi kuat dengan perbankan Jepang dan institusi keuangan yang didukung pemerintah Jepang.