Direktur Keuangan BRI, Haru Koesmahargyo menjelaskaan penerbitan obligasi tersebut merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) obligasi Berkelanjutan I BRI dengan target dana Rp12 triliun.
Sebelumnya, BRI telah meluncurkan obligasi berkelanjutan I BRI Tahap I Tahun 2015 senilai Rp 3 triliun, dan obligasi berkelanjutan I BRI Tahap II Tahun 2016 senilai Rp 4,65 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Cost of fund dan NPL (Non Performing Loan) akan kita coba turunkan, sementara fee based income kita naikkan," ujar Haru kepada CNN Indonesia, akhir pekan lalu.
Sebagai informasi, BRI baru saja memangkas suku bunga kredit sektor UMKM, dari 12,75 persen per tahun menjadi 9,75 persen per tahun. Suku bunga tersebut berlaku terhitung sejak 1 Mei 2016 khusus untuk debitur baru.
"Mikro masih bertahan karena memang ada kebijakan pemerintah misalnya KUR," jelasnya.