Kepala riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo menilai minimnya sentimen positif dari dalam negeri, serta indeks bursa saham di luar negeri yang negatif mendorong pelaku pasar saham, terutama investor lokal untuk melakukan aksi jual.
“Belum adanya emiten papan atas yang menyampaikan kinerja keuangan untuk kuartal I 2016, membuat pelaku pasar mengambil posisi wait and see sambil melepas sebagian asetnya,” kata Satrio dalam riset.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sentimen akan dipengaruhi oleh laporan kinerja emiten kuartal I 2016 yang diproyeksikan bervariasi," kata William.
Mengutip data perdagangan efek di Bursa Efek Indonesia (BEI), pelaku pasar saham asing membukukan beli bersih sebesar Rp118,34 miliar pada awal pekan ini. Sementara frekuensi perdagangan saham mencapai 274.125 kali transaksi dengan total jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 5,20 miliar saham senilai Rp5,99 triliun.