Corporate Secretary BRI Hari Siaga Amijarso mengatakan, uang tunai sebesar Rp5 triliun tersebut digunakan untuk mengisi kas Unit Kerja Operasional (UKO) dan mesin ATM selama hari libur tersebut.
Ia menjelaskan, alokasi dana tersebut lebih banyak difokuskan untuk mengisi ATM yang memiliki porsi 78 persen sedangkan 22 persen lainnya untuk kebutuhan dana di UKO.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari menambahkan, dari total uang tunai yang disiapkan untuk antisipasi kebutuhan masyarakat pada libur long weekend, uang tunai yang disiapkan untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). sebanyak Rp1 triliun, dimana 79,76 persen nya digunakan untuk mengisi ATM.
“Ke-140 UKO yang tetap beroperasi di akhir pekan tersebut dapat melayani transaksi Setoran/ Penarikan Tunai Rekening BRI, Pembukaan Rekening, dan Pemindahbukuan antar BRI, serta layanan operasional terbatas lainnya,” katanya.
“Tak perlu membawa uang tunai banyak-banyak. Ambil dan belanjakan uang tunai secukupnya saja. Apabila memiliki keperluan terkait transaksi perbankan, gunakan fasilitas e-banking Bank BRI, baik itu dalam bentuk Mobile banking BRI, internet banking BRI maupun fasilitas e-banking BRI lainnya,” tutur Hari Siaga.